Navigation Menu+

Tips Membuat Desain Rumah Satu Lantai

Posted on Oct 16, 2012 by in Uncategorized | 0 comments

Desain rumah satu lantaiWalaupun sekarang ini sudah banyak orang yang membuat rumah bertingkat, tetap saja desain rumah satu lantai masih banyak dicari oleh pemilik rumah. Hal ini mungkin dikarenakan desain rumah satu lantai terlihat cantik namun sederhana, ringkas dan mudah dalam perawatannya serta hemat biaya dalam pembangunannya.

Desain Rumah kali ini membawa anda untuk melihat rumah satu lantai yang memang memiliki banyak keunggulan seperti yang telah disebutkan di atas. Selain itu desain rumah satu lantai mempunyai ruangan-ruangan yang mudah diakses satu sama lain karena berada di lantai yang sama, sehingga memudahkan pemilik rumah untuk berpindah-pindah dari satu ruangan ke ruangan yang lainnya. Rumah dengan satu lantai juga lebih dapat mengakrabkan suasana antar anggota keluarga, karena kemudahan akses ruangan yang diberikan dari rumah satu lantai tersebut. Tidak perlu lagi susah-susah naik ke lantai atas hanya untuk membangunkan anak Anda yang susah bangun pagi. Tinggal berjalan sedikit Anda sudah bisa mengetuk kamar buah hati Anda dan bersama-sama menuju ruang makan untuk makan bersama.

Anda yang sedang berencana untuk membangun sebuah rumah dari contoh desain rumah satu lantai harus lebih memperhatikan beberapa hal. Anda harus memperhatikan bagaimana kombinasi peletakan dari ruangan-ruangan di rumah Anda, mulai dari penempatan ruang tamu, kemudian kamar-kamar tidur dan kamar mandi dimana ruangan-ruangan ini pastinya merupakan suatu unsur penting dalam rumah satu lantai Anda, terutama bila Anda tidak memiliki tanah yang cukup lebar untuk membuat ruangan secara bebas.

Jadi, prinsip utama untuk membuat rumah satu lantai yang nyaman dan menyenangkan bagi keluarga bisa rumahku gambarkan melalui desain rumah satu lantai di bawah ini:

Contoh desain rumah satu lantai dengan ruangan tanpa sekat 1Desain rumah satu lantai dengan ruangan tanpa sekat 2Desain rumah satu lantai dengan ruangan tanpa sekat 3

Pada desain rumah satu lantai yang pertama, buat ruangan-ruangan yang lebih terbuka tanpa sekat, atau minimalkan penggunaan penyekatan dinding. Dengan cara ini Anda dapat memaksimalkan pemanfaatan lahan ruang yang terbatas dan membuat rumah kecil jadi tampak lebih luas. Contohnya, ruang yang diberi penyekat berupa dinding hanya ruang tidur dan kamar mandi, sedangkan ruang-ruang lain dibiarkan tanpa penyekat permanen. Penyekat ruangan bisa berupa lemari pakaian atau lemari pajangan yang sewaktu-waktu bisa dipindah-pindah sesukanya.

Contoh desain rumah satu lantai dengan lemari sebagai sekat

Pada contoh desain rumah satu lantai sebelumnya, ruang keluarga, ruang makan dan dapur dapat dibuat menyatu tanpa sekat dinding, sedangkan ruang tamu dan ruang keluarga dapat disekat dengan lemari atau partisi lain yang terbuat dari kayu atau bambu. Lemari selain sebagai pemisah antar ruangan, bisa juga dipakai sebagai lemari pajangan untuk memamerkan koleksi aksesoris artistik di rumah Anda. Sedangkan partisi bambu dan kayu, selain berfungsi sebagai pemisah ruangan yang lebih mungil dari lemari juga bisa berfungsi sebagai dekorasi, bisa dilihat contoh desain rumah jepang di artikel sebelumnya.

Contoh desain rumah satu lantai dengan partisi bambu sebagai sekat

Selain itu untuk menimbulkan kesan lebih luas pada rumah, cat interior rumah Anda dengan warna-warna cemerlang seperti putih misalnya, karena cat dengan warna suram  akan memberikan kesan sumpek untuk dihuni dan menambah kesan sempit pada rumah.

Selain itu perbanyak jendela besar untuk memberikan kesan luas pada rumah dengan memberikan pemandangan ke luar menghadap taman Anda yang luas misalnya seperti contoh desain rumah joglo. Selain dapat memberi kesan luas, jendela besar juga dapat memberikan sirkulasi udara yang lebih baik dan pemasukan cahaya matahari yang lebih intens, sehingga rumah Anda terlihat lebih terang, ceria dan sehat tentunya.

Desain rumah satu lantai dengan kaca jendela besar 1Ketika membuat desain rumah satu lantai, perhitungkan dengan cermat bagaimana rumah ingin dibangun. Jika Anda ingin membuat sebuah rumah tumbuh, yakni rumah yang beberapa tahun mendatang akan diperluas dan mungkin dibuat jadi dua lantai seperti desain rumah minimalis 2 lantai, maka desain yang dibuat tentu harus memungkinkan rumah untuk bisa direnovasi ulang secara mudah, sehingga ketika melakukan perubahan tidak perlu membongkar rumah dari awal lagi.

Perkirakan jumlah kemungkinan penghuni yang akan tinggal dalam rumah tersebut, karena bisa mempengaruhi jumlah kamar tidur dan kamar mandi yang perlu dibangun.

Sumber: berbagai sumber

0 Comments

Trackbacks/Pingbacks

  1. Inspirasi Desain Teras Rumah Minimalis - Desain Rumah - [...] sebelumnya kami telah membahas mengenai desain rumah minimalis secara umum, baik yang terdiri atas satu lantai maupun dua lantai, ...
  2. Kumpulan Contoh Desain Rumah Minimalis Tipe 36 - Desain Rumah - [...] Anda bisa menggunakan partisi antar ruang, misal antara ruang makan dengan ruang tamu atau antara ruang tamu dengan ruang ...
  3. Rumah Minimalis Dalam Gaya & Biaya | Desain Rumah - [...] perlu menggunakan banyak handle. Apalagi jika rumah Anda memiliki lahan yang terbatas seperti rumah minimalis satu lantai misalnya. Yang ...

Submit a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>